You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Tersumbat Sampah, Saluran Air di Jl Raya Cilincing Dibersihkan Petugas PPSU
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

200 Karung Lumpur Diangkut dari Saluran Jl Cilincing

Sebanyak 200 karung berisi sampah dan lumpur diangkut dari saluran air di sepanjang Jalan Raya Cilincing, Lagoa, Jakarta Utara.

Akibatnya saluran tidak bisa menampung air lebih banyak sehingga meluap menggenang ke jalan

Pengangkutan sampah dan lumpur dari saluran sepanjang 300 meter di ruas jalan tersebut dilakukan petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Lagoa.

Lurah Lagoa, Indria Hilmi mengatakan, saluran air di Jalan Raya Cilincing dilakukan karena kondisinya sudah dipenuhi lumpur dan sampah yang umumnya berbahan plastik.

Puluhan Bangunan di PHB Taman Kota Dibongkar Pemiliknya

"Akibatnya saluran tidak bisa menampung air lebih banyak sehingga meluap menggenangi jalan," katanya, Selasa (1/3).

Ia menerangkan, 200 karung berisi lampur dan sampah dari saluran tersebut diangkut 15 petugas PSSU dengan menggunakan gerobak motor (germot).

Pembersihan saluran di lokasi rencananya akan dilakukan selama tiga hari agar aliran air dari saluran dapat benar-benar mengalir dengan lancar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29570 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11669 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3998 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye3347 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1779 personAldi Geri Lumban Tobing